Just another WordPress.com site

Pencernaan Pada Ruminansia


Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia :

1.

Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput.

2.

Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar.

3.

Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan.

4.

Struktur lambung memiliki empat ruangan, yaitu: Rumen, Retikulum, Omasum dan Abomasum.

Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia, yaitu terdiri atas mulut, faring, esofagus, lambung, dan usus. Namun demikian, struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain.

Sapi, misalnya, mempunyai susunan gigi sebagai berikut:

3

3

0

0

0

0

0

0

Rahang atas

M

P

C

I

I

C

P

M

Jenis gigi

3

3

0

4

4

0

3

3

Rahang bawah

I = insisivus = gigi seri
C = kaninus = gigi taring
P = premolar = geraham depan
M = molar = geraham belakang

Berdasarkan susunan gigi di atas, terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring, tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat, yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa.

Jika dibandingkan dengan kuda, faring pada sapi lebih pendek. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm.

Lambung sapi sangat besar, diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Selain itu, pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian.

Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Kapasitas rumen 80%, retikulum 5%, omasum 7-8%, dan abomasum 7-8%. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi.

Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Di rumen terjadi pencernaan protein, polisakarida, dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Dari rumen, makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum, yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim.

Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Akan tetapi, bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah, akibatnya bakteri ini akan mati, namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. Dengan demikian, hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia.

Hewan seperti kuda, kelinci, dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Proses fermentasi pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. Akibatnya kotoran kuda, kelinci, dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali, yakni pada sekum. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali, yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.

Pada kelinci dan marmut, kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan, yang akan dicernakan lagi oleh kelinci.

Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat, sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat.

Usus pada sapi sangat panjang, usus halusnya bisa mencapai 40 meter. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa).

Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak, tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif.

Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses, sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio).

Pewarisan Sifat


GENETIKA (Pewarisan Sifat)

Pewarisan Sifat.

Pewarisan Sifat Menurut Mendel :

Untuk mengembangkan dan membuktikan teori pewarisan sifat, Mendel melakukan :
– Eksperimen pembastaran / kawin silang pada tanaman kacang kapri ( Pisum sativum):
1. 1 sifat beda (monohibrid)
2. 2 sifat beda (dihibrid)
3. 3 sifat beda (trihibrid)
4. Banyak sifat beda (polihibrid)

– Membuat simbol-simbol untuk tiap-tiap persilangan :
P = Parental/induk : P1 , P2
F = Filial/filius/keturunan : F1 , F2
G = Gamet
Gen = Genotife
Fen = Fenotipe
Penulisan huruf besar double mis : BB , MM dll = u/ induk homozigot dominan
Penulisan huruf kecil double mis : bb , mm dll = u/ induk homozigot resesif
Penulisan huruf besar dan kecil mis : Bb , Mm dll = u/ induk heterozigot.
[/SIZE]

1. Hukum Mendel I (Prinsip Segregasi Bebas)
” Pd saat pembentukkan gamet terjadi pemisahan bebas dr sifat/gen yang dikandung induk, sehingga setiap gamet mengandung gen yg telah memisah secara acak dari induknya”
Mis : monohibrid : Bb gamet masing2 B dan b
dihibrid : BbPp gamet masing2 BP , Bp , bP , bp
trihibrid : MMPPQg gamet masing2 MPQ , MPq
trihibrid : RrkkBb gamet masing2 RkB , Rkb , rkB , rkb
polihibrid : AaBbCcDD gamet masing2 ABCD , ABcD , AbCD , AbcD , aBCD, aBcD, abCD , abcD

Contoh soal :

1. Dik : Kapri biji bulat (B = Bulat ) dikawinkan dengan kapri biji keriput (b = keriput).
Dit : Tentukan F1 dan F2
Jawab :
P : BB x bb
Gamet : B ; b
F1 : Bb (bulat)

P2 : Bb x Bb
Gamet : B, b ; B, b
F2 : BB, Bb, Bb, bb
( Bulat) (Bulat ) (Bulat) ( keriput)
Ratio fen: 3 : 1
Ratio gen: 1 : 2 : 1

BB = homozigot dominan
Bb = heterozigot
Bb = homozigot resesif

2. Dik : kapri batang tinggi (T) disilangkan dengan kapri batang rendah (t)
Dit : Tentukan F1 dan F2
Jawab :

P : TT x tt
Gamet : T ; t
F1 : Tt

P2         : Tt x Tt
Gamet : T,t ; T,t
F2         : TT(Tinggi), Tt(Tinggi), Tt (Tinggi), tt(rendah)
Ratio genotipe : 1 : 2 : 1
Ratio fenotipe : 3 : 1

II. Hukum Mendel II (Hukum Asortasi/Hukum Berpasangan Secara Bebas)
“ Setiap gen/sifat dapat berpasangan secara bebas dengan gen/sifat lain, tetapi gen untuk satu sifat tidak berpengaruh pada gen untuk sifat yang lain yang bukan termasuk alelnya”
(Terjadi pada persilangan dihibrid/plihibrid)

Contoh soal :

1.Dik : kapri biji bulat, warna kuning dikawinkan dengan kapri biji keriput warna hijau.
B = bulat, K = Kuning, b = keriput, k = hijau
Dit : Tentukan F1 dan F2!
Jawab :

P : BBKK x bbkk
(Bulat kuning) (keriput hijau)

Gamet : BK ; bk
F1 : BbKk

P2 : BbKk x BbKk
Gamet :BK, Bk, bK, bk ; BK, Bk, bK, bk
F2 :
♀ : ♂: BK——— Bk——– bK——— bk
BK— BBKK (1)— BBKk (2)— BbKK (3)— BbKk (4)
Bk— BBKk (5)— BBkk (6)— BbKk (7)— Bbkk (8)
bK— BbKK (9)— BbKk (10)– bbKK (11)– bbKk (12)
bk— BbKk (13)– Bbkk (14)– bbKk (15)– bbkk (16)

Ratio Genotipe :
BBKK = 1 (1)
BBKk = 2 (2; 5)
BbKK = 2 (3; 9)
BbKk = 4 (4, 7, 10, 13 )
BBkk = 1 (6)
Bbkk = 2 ( 8; 14)
bbKK = 1 ( 11)
bbKk = 2 ( 12; 15 )
bbkk = 1 (16)
maka ratio genotype = 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 2 : 1

Ratio fenotipe : buat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1
[/COLOR]

2.Dik : Kapri batang tinggi (T), bunga kuning (K), dan letak bunga di ketiak/aksial (A) dominan terhadap kapri batang pendek (t), bunga putih (k) dan letak bunga di ujung (a). Kapri batang tinggi, warna kuning, letak bunga aksial heterozigot sempurna disilangkan sesamanya.
Dit : Tentukan macam genotype dan fenotipe keturunannya!
Jawab :

a. Rumus Jumlah macam gamet : 2n (n = jumlah pasangan alel yang heterozigot)
= 23 = 8
b. Rumus Jumlah kombinasi : (2n)2 = (23)2 = 64
c. Rumus Macam fenotype : 2n = 23 = 8
d. Rumus Macam genotype : 3n = 33 = 27

P : TtKkAa x TtKkAa
Gamet : TKA,TKa,TkA,Tka,tKA,tKa,tkA,tka ; TKA,TKa,TkA,Tka,tKA,tKa,tkA,tka
Ratio genotype :
– 1 TTKKAA
– 2 TTKKAa
– 1 TTKKaa
– 2 TTKkAa
– 4 TTKkAa
– 2 TTKkaa
– 1 TTkkAA
– 2 TTkkAa
– 1 TTkkaa
– 2 TtKKAA
– 4 TtKkAa
– 2 TtKKaa
– 4 TtKkAA
– 8 TtKkAa
– 4 TtKkaa
– 2 TtkkAA
– 4 TtkkAa
– 2 Ttkkaa
– 1 ttKKAA
– 2 ttKKAa
– 1 ttKKaa
– 2 ttKkAA
– 4 ttKkAa
– 2 ttKkaa
– 1 ttkkAA
– 2 ttkkAa
– 1ttkkaa

Ratio fenotype :
Tinggi kuning aksial : tinggi kuning terminal : tinggi putih aksial : pendek kuning aksial : tinggi putih terminal : pendek kuning terminal : pendek putih aksial : pendek putih terminal =
27 : 9 : 9 : 9 : 3 : 3 : 3 : 1.

Cara Mencari Jumlah Macam Gamet
1. Rumus macam gamet : 2 pangkat n , n adalah jumlah pasangan alel yang heterozigot.
Mis :
1. BB, jumlah pasangan alel heterozigot = 0, sehingga macam gamet : 2 pangkat n = 2 pangkat 0 = 1 yaitu B
2. Aa, jumlah pasangan alel heterozigot = 1, sehingga macam gamet : 2 pangkat n = 2 pangkat 1 = 2 yaitu A dan a
3. AaBB, , jumlah pasangan alel heterozigot = 1 sehingga macam gamet : 2 pangkat n = 2 pangkat 1 = 2 yaitu AB dan aB
4. AaBb, , jumlah pasangan alel heterozigot = 2 sehingga macam gamet : 2 pangkat n = 2 pangkat 2 = 4 yaitu AB, Ab,aB,ab[/SIZE]
[/SIZE]
2.Diagram Garpu :
Mis :

1.Monohibrid Rr :
– R dan – r
Jumlah gamet 2 macam : R dan r

2.Dihibrid RrKk :
R : – K dan – k
r : – K dan – k
Jumlah gamet 4 macam : RK, Rk, rK, rk

3. Trihibrid RrkkBb :
R-k : – B dan – b
r-k : – B dan – b
Jumlah gamet 4 macam : RkB, Rkb, rkB, rkb

4. Trihibrid RrKkBb :
R : – K : – B dan – b serta – k : – B dan – b
r : – K : – B dan – b serta – k : – B dan – b
Jumlah gamet 8 macam : RKB, RKb, RkB, Rkb, rKB, rKb, rkB, rkb

[/SIZE]
Hubungan antara banyaknya Sifat Beda, Jumlah Gamet, serta Kombinasi Fenotipe dan Genotipe keturunan F2 dapat dicari dengan menggunakan rumus al :
– rumus macam gamet : 2 pangkat n
– rumus kombinasi F2 : (2 pangkat n)kuadrat
– rumus jumlah macam fenotip : 2 pangkat n
– rumus banyaknya macam genotipe dalam F2 : 3 pangkat n
– rumus banyak kombinasi baru yang homozigot : 2 pangkat n – 2

Menghitung Macam Kombinasi Keturunan Kedua (F2) :
Untuk menghitung ratio (perbandingan) fenotip pada F2 dapat dilakukan dengan cara :
a. Segitiga Pascal :
– rumus Perbandingan Fenotipe F2 : 3 pangkat n ( n = jumlah sifat beda/pasangan alel heterozigot)
– rumus jumlah macam fenotip : 2 pangkat n
Misal :
1. Jumlah Sifat beda 1 (monohibrid): Aa x Aa : jumlah macam fenotip = 2 pangkat n = 2 pgkt 1 = 2, kemungkinan macam fenotip : 1 – 1,
– ratio fenotip :
# angka 1 pertama pada segitiga Pascal = 1(3pgkt1)= 1(3)
berarti, ada 1 macam fenotip dgn 1 faktor dominan dgn frekuensi 3
# angka 1 kedua pada segitiga Pascal = 1(3pgkt0)= 1(1)
berarti, ada 1 macam fenotip dgn 0 faktor dominan dgn frekuensi 1, maka ratio fenotipe F2 dgn 1 sifat beda = 3 : 1
[/COLOR]

2. Jumlah sifat beda 2 (dihibrid) AaBb x AaBb : jumlah macam fenotipe 2 pagkt n = 2 pgkt 2 = 4, kemungkinan macam fenotip : 1 – 2 – 1,
– ratio fenotip :
# 1 (3 pgkt 2) = 1 (9), berarti 1 mcm fen dgn 2 faktor dominan dgn frekuensi 9
# 2 (3 pgkt 1) = 2 (3), berarti 2 mcm fen dgn 1 fktr dominan dgn frek 3
# 1 (3 pgkt 0) = 1 (1), berarti 2 mcm fen dgn 1 fktr dominan dgn frek 1; maka ratio fenotipe F2 gdgn 2 sifat beda = 9 : 3 : 3 : 1

3. Jumlah sifat beda 3 (trihibrid) AaBbCc x AaBbCc : jumlah mcm fen 2 pgkt 3 = 8; kemungkinan macam fenotipe : 1 – 3 – 3 – 1
– ratio fenotip :
# 1 (3 pgkt 3) = 1 (27), berarti 1 mcm fen dgn 3 fktr dominan dgn frek 27
# 3 (3 pgkt 2) = 3 (9), berarti 3 mcm fen dgn 2 fktr dominan dgn frek 9
# 3 (3 pgkt 1) = 3 (3), berarti 3 mcm fen dgn 1 fktr dominan dgn frek 3
# 1 (3 pgkt 0) = 1 (1), berarti 1 mcm fen dgn 0 fktr dominan dgn frek 1; maka ratio fenotipe F2 dgn 3 sifat beda = 27 : 9 : 9 : 9 : 3 : 3 : 3 : 1
[/SIZE]
[/SIZE]
4. Jumlah sifat beda 4 (tetrahibrid) AaBbCcDd x AaBbCcDd : jmlh mcm fen 2 pgkt 4 = 16; kemungkinan mcm fen : 1 – 4 – 6 – 4 – 1
– Ratio fen :
# 1(3 pgkt 4) = 1 (81), berarti 1 mcm fen dgn 4 fktr dominan dgn frek 81
# 4(3 pgkt 3) = 4 (27), berarti 4 mcm fen dgn 3 fktr dominan dgn frek 27
# 6(3 pgkt 2) = 6 (9), berarti 6 mcm fen dgn 2 fktr dominan dgn frek 9
# 4(3 pgkt 1) = 4 (3), berarti 4 mcm fen dgn 1 fktr dominan dgn frek 3
# 1(3 pgkt 0) = 1 (0), berarti 1 mcm fen dgn 0 fktr dominan dgn frek 1, maka ratio fenotipe F2 dgn 4 sifat beda = 81 : 27 : 27 : 27 : 27 : 9 : 9 : 9 :9 : 9 : 9 : 3 : 3 : 3 : 3 : 1

b. Diagram Garpu (Branched System)

Cara mencari ratio antar fenotip yang dihasilkan :
– Setiap faktor dominan diberi angka 3 ; resesif diberi angka 1
– Kemudian nilai dari tiap faktor dikalikan sehingga diperoleh frekuensi masing2 fenotip
Mis :

1. Dik : Tanaman bunga merah (M), buah besar (N) heterozigot disilangkan sesamanya
Dit : Tentukan macam dan ratio fenotipe, jika sifat merah dominan terhadap putih dan sifat buah besar dominan terhadap sifat kecil.
Jawab :
P : MmNn x MmNn
Gamet : 2 pgkt 2 = 4
M : – N dan – n
m : – N dan – n
Jumlah kombinasi : (2 pgkt 2) kuadrat = 16
3M : – 3N dan – 1n = – 9 MN ( merah besar) dan – 3Mn (merah kecil)
1m : – 3N dan – 1n = – 3 mN (putih besar) dan – 1mn ( putih kecil)

– Untuk dominan homozigot diberi nilai 1; dominan heterozigot diberi nilai 2; dan resesif diberi nilai 1
– Kemudian nilai dari tiap faktor dikalikan sehingga diperoleh frekuensi masing2 fenotip
Mis :
2. Dik : Persilangan dihibrid antara buah manis (M) besar (B) yang masing2 dominan terhadap sifat hambar buah kecil (mmbb). Kedua induk heterozigot
Dit : Tentukan macam genotip dan fenotip keturunannya!
Jawab :
P : MmBb x MmBb
1MM : – 1BB ; – 2Bb ; – 1bb = 1MMBB = manis besar ; – 2MMBb = manis besar ; – 1MMbb (manis kecil)
2Mm : – 1BB ; – 2Bb ; – 1bb = 2MmBB = manis besar ; – 4MmBb = manis besar ; – 2Mmbb (manis kecil)
1mm : – 1BB ; – 2Bb ; – 1bb = 2mmBB = hambar besar ; – 4mmBb = hambar besar ; – 2mmbb (hambar kecil)
Persilangan Resiprok :
– Persilangan yang tidak dipengaruhi oleh sifat yang dibawa oleh kelamin jantan atau kelamin betina
– Mis : bunga warna merah disilangkan dgn bunga warna putih akan menghasilkan keturunan yang sama bila serbuk sari diambil dari bunga merah atau putih.
Mis : AA x aa = aa x AA

Backcross :
– Persilangan F1 dgn salah satu induknya, dominan atau resesif
– Tujuannya untuk mengetahui genotip induk
– Mis :
F1 : Kk (kuning) x … induk…(putih)
Gamet : K, k ; k,k
Hasil : Kk, Kk, kk. kk = ratio fen kuning : putih = 1 : 1, berarti induk bergenotip kk

Testcross :
– Perkawinan F1 dgn salah satu induk yang resesif
– Tujuannya u/ mengetahui individu yang diuji homozigot galur murni atau heterozigot.
– Jika ratio fen = 1 : 1 berarti heterozigot
– Jika ratio fen = 100% sama berarti homozigot
– Mis :

F1 : ….?….(bulat) x bb (keriput)
Gamet : B, b ; b
Hasil : Bb , Bb , bb, bb = 50% : 50%, berarti individu heterozigot.

Klasifikasi Makhluk Hidup


Klasifikasi Makhluk Hidup

Alam semesta terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik (makhluk hidup)jumlahnya sangat banyak dan sangat beraneka ragam. Mulai dari laut, dataran rendah, sampai di pegunungan, terdapat makhluk hidup yang jumlahnya banyak dan sangat beraneka ragam. Karena jumlahnya banyak dan beraneka ragam, maka kita akan mengalami kesulitan dalam mengenali dan mempelajari makhluk hidup. Untuk mempermudah dalam mengenali dan mempelajari makhluk hidup maka kita perlu cara. Cara untuk mempermudah kita dalam mengenali dan mempelajari makhluk hidup disebut Sistem Klasifikasi (penggolongan / pengelompokan).

Ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi (pengelompokan / penggolongan) disebut TAKSONOMI.

Klasifikasi dapat dilakukan oleh siapapun, tergantung Dasar Klasifikasi yang digunakan. Contoh dasar klasifikasi dalam biologi :

a. Berdasarkan kemampuan membuat makanan, makhluk hidup digolongkan menjadi :
1. Organisme Autotrof, organisme yang mampu membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis, contoh : tumbuhan
2. Organisme Heterotrof, organisme yang tidak mampu membuat makanan sendiri, contoh : hewan dan manusia

b. Berdasarkan habitatnya tumbuhan dikelompokkan menjadi :
1. Tumbuhan Hidrofit, tumbuhan yang hidup di air, contoh : teratai
2. Tumbuhan Higrofit, tumbuhan yang hidup di tanah lembap, contoh : lumut
3. Tumbuhan Xerofit, tumbuhan yang hidup di tanah kering, contoh : kaktus

c. Berdasarkan makanannya, hewan digolongkan menjadi :
1. Hewan Herbivora, hewan yang memakan tumbuhan, contoh : sapi
2. Hewan Carnivora, hewan yang memakan daging, contoh : harimau
3. Hewan Omnivora, hewan yang memakan tumbuhan dan daging, contoh : tikus

Klasifikasi makhluk hidup dilakukan oleh :
1. Aristoteles, mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 2 yaitu tumbuhan dan hewan
2. Carolus Linnaeus, mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 2 yaitu Plantae (tumbuhan) dan Animalia (hewan). Perbedaannya dengan Aristoteles adalah, Carolus Linnaeus adalah orang yang pertama kali meletakkan dasar klasifikasi dan membuat sistem penamaan yang disebut Binomial Nomenklatur, sehingga Carolus Linnaeus disebut sebagai Bapak Taksonomi
Tingkatan dalam klasifikasi disebut takson. Takson dari tingkat tertinggi ke terendah adalah :

KINGDOM
DIVISIO / PHYLLUM (Divisio dipakai untuk Tumbuhan ; Phyllum dipakai untuk Hewan)
CLASSIS
ORDO
FAMILIA
GENUS
SPESIES

– Dari spesies menuju kingdom, takson semakin tinggi
– Semakin tinggi takson, jumlah organisme (makhluk hidup) semakinbanyak
– Semakin tinggi takson, persamaan antar makhluk hidup semakinsedikit
– Semakin tinggi takson, perbedaan antar makhluk hidup semakinbanyak

– Dari kingdom menuju spesies, takson semakin rendah
– Semakin rendah takson, jumlah organisme (makhluk hidup) semakin sedikit
– Semakin rendah takson, persamaan antar makhluk hidup semakinbanyak
– Semakin rendah takson, persamaan antar makhluk hidup semakinsedikit

3. Robert H. Whittaker, mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 5 kingdom, yaitu

1. Kingdom Monera
2. Kingdom Protista
3. Kingdom Fungi
4. Kingdom Plantae
5. Kingdom Animalia

Ciri-ciri pada sistem 5 kingdom :
1. Kingdom Monera : Prokariot, Autotrof dan Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler
2. Kingdom Protista : Eukariot, Autotrof dan Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler
3. Kingdom Fungi : Eukariot, Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler
4. Kingdom Plantae : Eukariot, Autotrof, Multiseluler
5. Kingdom Animalia : Eukariot, Heterotrof, Multiseluler

Untuk memahami secara lebih detail tentang perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik silakan klik :http://biology.about.com/library/weekly/aa031600a.htm

Tata Nama Ilmiah :
1. Menggunakan bahasa ilmiah (Latin)
2. Terdiri dari 2 kata, kata pertama menunjukkan genus, kata kedua menunjukkan spesies
3. Huruf depan kata pertama menggunakan huruf kapital, huruf depan kata kedua menggunakan huruf bukan kapital
4. Penulisan secara manual harus diberi garis bawah, penulisan dengan komputer harus diberi garis bawah atau cetak miring atau cetak tebal

Contoh organisme
1. Kingdom Monera :
– Diplococcus pneumoniae, penyebab penyakit radang paru-paru
– Salmonella typhosa, penyebab penyakit typus
– Eschericia coli, bakteri pembusuk dalam usus besar
– Oscilatoria sp
2. Kingdom Protista :
– Spirogyra sp
 Fucus sp
– Diatomae sp
– Gracilaria sp
– Amoeba sp
– Euglena viridis
– Plasmodium malariae
– Paramecium sp
3. Kingdom Fungi :
– Rhizopus sp
– Penicilium sp
– Auricularia polytricha
– Volvariella volvacea
4. Kingdom Plantae :
– Marchantia polymorpha
– Adiantum cuneatum
– Gnetum gnemon
– Oryza sativa
– Arachis hypogea
5. Kingdom Animalia :
– Planaria sp
– Ascaris lumbricoides
– Holothuria scabra
– Bufo americanus
– Chelonia mydas
– Macrofus rufus
– Felis tigris
Contoh anggota kingdom animalia yang lain dapat dilihat di :
http://images.ask.com/pictures?q=Amphibian+Species&qsrc=6&o=12506&l=dir&ni=
http://biology.about.com/od/zoology/Zoology.htm

Untuk memahami perbedaan Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia silakan klik :http://biology.about.com/library/weekly/aa031600b.htm


Soal Sistem Gerak Pada Manusia

1. Sistem gerak pada manusia terdiri…..kecuali
     a. Tulang              c. Sendi
     b. Otot                 d. Rangka
 2. Fungsi kerangka untuk……kecuali
     a. Memberi bentuk
     b.Sebagai penopang tubuh
     c. Melindungi organ-organ dalam
    d. Tempat pencernaan
 3. Yang bukan tulang rangka ialah…
      a. Tulangtengkorak
      b. Tulang anggota badan
      c. Tulang anggota gerak
      d.Tulang rawan
 4. Antara tulang yang satu dan tulang yang
      lainnya dihubungkan oleh…
      a. Otot              c. Kolagen
      b. Rangka        d. Sendi
 5. Tulang tidak dapat bergerak sendiri me
     lainkan diggerakkan oleh otot, sebab otot
     bisa…
      a. Memanjang dan memendek
      b. Dilipat dan ditekuk
      c . Menebal dan menepis
      d. Mengembang dan mengkerut
 6. Tulang tengkorak merupakan tulang yang
     memiliki bentuk…
      a. Tulang yang bentuknya tidak beraturan
      b. Tulang pipa
      c. Tulang pendek
      d. Tulang pipih
 8. Kelainan tulang yang biasa terjadi pada orang
     lanjut usia yakni…
       a. Rachitis                   c. Kifosis
       b. Patah tulang          d. Osteoforosis
 9. Contoh organ tubuh yang tersusun dari tu-
     lang rawan adalah…
     a. Hidung dan daun telinga
     b. Mulut dan hidung
     c.  Pipi dan mulut
     d. Daun telinga dan pipi
10. Sendi yang memungkinkan gerakan  bebas
       hampir ke segala arah, yaitu…
       a. Sendi putar        c. Sendi engsel
       b. Sendi Pelana      d. Sendi peluru
11. Bekerja di bawah kesadaran kita adalah ciri
       ciri otot….
       a. Otot Polos         c. Otot Jantung
       b. Otot  Bisep        d. Otot lurik
12. Berikut ini yang bukan merupakan
       tulang anggota badan, yaitu…
       a. Tulang belakang   c. Tulang lengan
       b. Tulang dada          d. tulang rusuk
13. Sendi yang terdapat pada sikut dan lutut
        a. Sendi putar           c. Sendi  peluru
        b. Sendi engsel         d. Sendi geser
14. Kaki berbenuk O atau X adalah akibat
      kekurangan zat kapur, fosfor dan …
       a. Vitamin D             c. Vitamin e
       b. Vitamin B              d. Vitamin C
15. yang bukan bentu tulang adalah….
       a. Tulang pipih          c. Tulang pendek
       b. Tulang pipa           d. Tulang panjang
16. Contoh otot jantung pada…
       a. Otot betis
       b. Otot organ-organ percernaan
       c. Otot Jantung
       d. Otot tangan
 17.  Contoh Otot lurik pada…
        a. Otot betis                 c. Otot jantung
        b. Otot usus                  d. Otot Hati
 18.  Tulang anggota gerak bagian atas (tangan)
         terdiri dari….kecuali
        a. Tangan atas              c. Pengumpil
        b.  Hasta                        d. Ekor
19.  Kelainan pada tulang belakang yang me-
        lengkung ke samping disebut…
        a. Skoliosis                     c. Lordosis
        b. Kifosis                         d. Osteoforosis
20.   Kelainan pada tulang belakang yang me-
        lengkung ke belakang sehingga tubuh
         bungkuk, disebut…
        a. Skoliosis                     c. Lordosis
        b. Kifosis                         d. Osteoforosis

Soal Sistem Pencernaan pada Manusia

1.   Enzim ptialin terdapat di …
      a. lambung                   c. air liur
      b. usus besar               d. Usus halus
2.   Di masa pertumbuhan anak-anak harus banyak
      makan makanan, terutama yang mengandung
      a. protein                      c. vitamin
      b. lemak                        d. mineral
3.   Perncernaan makanan yang bersifat mekanis dan
      kimiawi terjadi di….
      a. duodenum               c. mulut
      b. kerongkongan         d. usus
4.   Cairan empedu  berperan dalam
      pencernaan, yaitu….
      a. menguraikan zat tepung
      b. membasmi bibit penyakit
      c. mengemulsikan lemak
      d. menguraikan protein
5.   Penyerapan sari-sari makanan terutama terjadi di…
      a. lambung                   c. kolon
      b. ileum                         d. duodenum
6.   Zat makanan yang befungsi sebagai sumber
      energy adalah…
      a. karbohidrat, lemak , vitamin
      b. karbohidrat, lemak , protein
      c. karbohidrat, vitamin , protein
      d. karbohidrat, vitamin , mineral
7.   Indra pengecap manusia  dapat mengecap rasa…
      a. manis, pahit,dan pedas
      b. manis, pedas dan asam
      c. manis, pahit, asin dan asam
      d. manis, asam, pedas dan pahit
8.   Urutan saluran percernaan manusia yang benar
       Ialah…
      a. mulut, kerongkongan, lambung, usus  halus, usus
        besar.
      b. mulut, kerongkongan, lambung, usus  besar, usus
        halus.
      c. mulut, kerongkongan,  usus  besar, usus besar,
        lambung.
      d. mulut, lambung, kerongkongan, ususu halus dan
        usus besar.
 9.   Glukosa , asam amino, mineral dan vitamin diserap
       melalui…
       a. pembuluh limpa                     c. pembuluh syaraf
       b. pembuluh getah bening       d. pembuluh darah
10.  Berikut yang terjadi dalam usus besar saat proses
       pencernaan makanan adalah…
       a. membunuh kuman-kuman yang masuk dengan
           makanan
       b. penyerapan air dan pembusukkan sisa-sisa
           makanan
       c. pencernaan karbohidrat dan lemak
       d. pelarutan vitamin yang larut dalam air.
11. Yang banyak  mengandung karbohidrat  kecuali…
       a. nasi                                c. kentang
       b. roti                                 d. ikan
12. Yang bukan fungsi lemak dalam tubuh ialah…
       a. sumber energi
       b. cadangan makanan
       c. pelarut vitamin A,D,E dan K
       d. pembangun enzim
13. Kekurangan  vitamin  B dapat mengakibatkan..
       a. sariawan                   c.kulit kasar
       b. gangguan tulang     d. gangguan saraf
14. Makanan bisa masuk kedalam mulut karena
      adanya gerakan….
       a. proses kimia           c. gerakan peristaltik
       b. proses mekanik      d. kontraksi otot leher
15. Zat makanan yang tidak perlu dulu dicerna ter-
       lebih dahulu oleh tubuh ialah….
       a. lemak dan protein
       b. karbohidrat dan mineral
       c. mineral dan vitamin
       d. lemak dan mineral
16.  Kekurangan  vitamin  A dapat mengakibatkan..
       a. sariawan                   c.kulit kasar
       b. gangguan mata       d. gangguan saraf
17.  Cairan empedu  dihasilkan oleh…
        a. hati                           c. jantung
        b. paru-paru                d. ginjal
18.  Pankreas mengandung enzim-enzim pencernaan
        penting yaitu….
        a. tripsinogen, amylase, lipase
        b. tripsinogen, amylase, renin
        c. tripsinogen, amylase, asam lambung
        d. tripsinogen, amylase, ptyalin
19.  Makanan yang banyak mengandung protein
        kecuali
        a. daging                       c. ikan
        b. telur                           d. nasi
20.  Yang bukan fungsi makanan adalah…
        a. sumber energi
        b. mengganti sel-sel yang rusak
        c. pembentukan dan pertumbuhansel
        d. agar kenyang

“Saya sangat yakin bahwa prinsip-prinsip semesta akan sangat indah dan sederhana.”–Albert Einstein

“Perjalanan ribuan mil dimulai dari satu langkah pertama.” –Peribahasa Cina

“Orang kreatif selalu ingin mengetahui segala hal: sejarah kuno, matematika abad 19, teknologi mesin terbaru, merangkai bunga, dan merancang masa depan. Karena dia tahu bahwa semua hal itu dapat menimbulkan ide baru, tetapi ia tidak tahu kapan akan muncul. Bisa enam menit lagi atau enam bulan lagi, atau malah masih enam tahun lagi. Namun, dia percaya hal itu akan terjadi.” – Carl Ally, co-founder Ally & Gargano, salah satu biro periklanan paling terkemuka tahun 1960-1970-an.

“Kesabaran, keteguhan hati, dan kerja keras adalah kombinasi mutlah kemnuju sukses.”—Napoleon Hill

“Melangkahlah dengan kepala tegak menuju impianmu! Raihlah seluruh cita-citamu.”   –Henry David Thoreau

“Tidak ada yang tidak mungkin; selalu ada jalan ke mana pun, dan jika kita memiliki keinginan berarti kita memiliki kekayaan. Hampir tiada alas an untuk mengatakan sesuatu itu mustahil.” –Francois de La Rochefoucauld, sastrawan Prancis abad 17.

“Kebahagiaan adalah mereka yang berani bermimpi dan berani berkorban demi mewujudkannya.”     –Leon Joseph, seniman Prancis abad 19.

“Kehidupan tidak akan pernah menjadi luar biasa tanpa fokus, dedikasi, dan disiplin.” –Anonim.

“Kunci sukses sebenarnya adalah hasrat dan antusiasme.” –Walter Chrysler, pionir otomotif Jerman-Amerika.

“Jagalah agar mimpimu tetap hidup. Untuk menggapai mimpimu dibutuhkan keyakinan, visi, kerja keras, determinasi, dan dedikasi. Ingat, semua itu menjadi mungkin bagi orang yang punya keyakinan teguh.” –Gail Devers, atlit Atletik kelas dunia asal AS dan mengidap kelainan tyroid.

“Sekadar mengetahui tidak cukup, kita harus menginginkannya. Sekadar berkeinginan tidaklah cukup, kita harus bertindak.” –Johann von Goethe, seniman serbabisa Jerman.

Kunci mestakung : Kritis, Langkah, Tekun (Krilangkun) –Prof. Yohanes Surya, Ph.D

Balance: In our Play we Reveal what kind of people we are.

Keseimbangan: Di dalam Tingkahlaku kita terungkap Jatidiri kita sebenarnya. NN

Satisfaction: “Accept the chellenges so that you may feel the exhilaration of victory.”

Kepuasan: “Hadapilah tantangan, dan rasakanlah semangat kemenangan.” NN

Achievement: Follow your passion, and success will follow.

Prestasi: Ikuti hasratmu, dan kesuksesan akan mengikutimu. NN (dikutip dari kalender Maret 2010)

Different: “If you want things to be different, perhaps the answer is to become different yourself.”

Berbeda:”Jika anda menginginkan suatu perubahan, mulailah dari diri sendiri.”

Belajar tidak pernah berakhir

Cahaya terus bersinar

NN

Teamwork : The times when we hold on to others, we experience for ourselves.

Kerjasama: Ketika kita bergantung kepada orang lain, seringkali menjadi waktu terbaik bagi kita untuk belajar mengenal diri sendiri. NN

Experience: “To a great  experience one thing is essential—an experiencing nature.”

Pengalaman: “Berpengalaman dalam hidup adalah penting—itu sudah sejawarnya.” NN (dikutip dari kalender Juni 2010)

Determination: What ever the mind can conceive an believe, it can achieve.

Tekad: “Selama kita yakin dan percaya, apapun bisa tercapai.”  NN

Believe : “To accomplish great things we must not only act but also believe.”

Percaya: “Untuk mencapai hal-hal besar, kita tidak hanya harus bertindak, tetapi juga memimpikannya; tidak hanya merencanakan, tetapi juga mempercayainya.”   NN

Courage: When the world says, “Give up,” Hope whispers, “Try one more time.”

Keberanian: Ketika dunia mengatakan, “Menyerahlah,” Harapan membisikkan “Cobalah sekali lagi”  NN

Endeavour : “Smooth seas do not make skilful sailors.”

Berusaha: “Laut yang tenang tidak mengasah keahlian pelaut.”  NN (dikutip dari kalender Oktober 2010) NN

Endurance: Think of the rung of a ladder not as a place to rest, but as a place to hold  your foot just long enough to put your other foot some what higher.

Bertahan: ketika kita memijakkan kaki kita anak tangga, jangan memandangnya sebagai tempat beristirahat, melainkan sebagai kesempatan mengambil waktu sejenak dan bersiap untuk melangkahkan kaki kita yang lain ke tempat yang lebih tinggi. NN

Optimism: “Optimism, when applied to your life, develops strength and peace within you.”

Optimisme: “Dengan memiliki optimisme, terbentuklah kekuatan dan ketenangan dalam hidup.”   NN

Saya tidak pernah takut hari esok karena saya sudah melihat hari kemarin dan saya mencintai hari ini. (William Allen White)

Jika Anda punya satu mata untuk masa lalu, satu mata untuk masa depan, maka saat ini Anda akan mempunyai mata juling. (Anonim)

Cara paling efektif mencapai masa depan yang cerah adalah dengan menghadapi masa kini secara berani dan konstruktif. (Rollo May)

Waktu mengerutkan wajah. Kehilangan antusiasme akan mengerutkan jiwa. (Waterson Lowe)

Kesabaran adalah tumbuhan pahit, tapi mempunyai buah yang manis. (Pepatah Jerman)

Meminta bantuan kepada orang lain bukan tanda kelemahan, melainkan kecerdikan. (Anonim)

Bila sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana, terimalah sebagai bagian tanggung jawab. (Anonim)

Tamu yang baik tahu kapan harus pamit. (Anonim)

Kegagalan kebanyakan disebabkan oleh pengerjaan yang kurang sungguh-sungguh, bukan karena kekurangan talenta. (Anonim).

Kalau mau mengungkapkan prasangka buruk, kebencian, dan intoleransi kepada orang yang tidak disukai, jangan diucapkan, tapi tuliskan. Tulis di atas pasir, di tepi pantai. Dan biarkan ombak menyampaikannya. (Anonim)

Hati manusia tidak pernah akan tenteram sebelum berdamai dengan diri sendiri. (Lucius Annaeus Seneca)

Hampir semua orang dapat menanggung kemalangan, tapi jika Anda ingin menguji watak manusia coba beri dia kekuasaan. (Abraham Lincoln)

Jika Anda ingin menjadi entrepreneur, pastikan tujuan Anda adalah bebas melakukan sesuatu dengan baik. Meninggalkan jejak langkah. Dan memastikan Anda memberikan kebebasan kepada para pegawai untuk buat kontribusi, mendapatkan penghargaan, bahkan membuat kesalahan. (Wilson Harrell)

Perselisihan yang jujur sering merupakan petanda baik kemajuan. (Mahondas K. Gandhi)

Tak ada orang pesimis yang pernah menemukan rahasia di balik bintang-bintang atau berlayar ke pulau yang tercantum di dalam peta atau membuka surga baru untuk jiwa manusia. (Hellen Keller)

Simpan rasa takut Anda untuk diri sendiri, tapi bagi keberanian Anda dengan orang lain. (Robert Louis Stevenson)

Pertimbangan berasal dari pengalaman, dan pertimbangan yang hebat berasal dari pengalaman yang buruk. (Robert Packwood)

Selalu diperlukan keadaan gawat untuk kemajuan. Karena adanya kegelapan, maka dibuat lampu. Karena adanya kabut, maka dibuat kompas. Rasa lapar mendorong kita bereksplorasi. Dan adanya depresi mengajari kita tentang nilai sebenarnya dari sebuah pekerjaan. (Victor Hugo)

Memulai sebuah usaha sama dengan berjalan di kawat tinggi. Anda hanya bisa menjalaninya jika memusatkan semua perhatian untuk berjalan sampai ke ujung yang satunya. (James Bernstein)

Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan antusiasme, aka nada kepandaian, kecapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi. (Henry Ford)

Jika manager sembrono dalam hal-hal yang mendasar seperti mengatakan yang sebenarnya, menghargai aturan-aturan moral, melakukan tindakan professional yang tepat, siapa yang bisa percaya padanya tentang hal-hal lain? (James L. Hayes).

Persaingan yang tujuannya hanya untuk bersaing, untuk mengalahkan orang lain, tak pernah mendatangkan banyak manfaat. (Henry Ford)

Mulai dengan sesuatu yang benar ketimbang dengan sesuatu yang bisa diterima. (Peter F. Drucker).

Ketekunan bisa membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin, membuat kemungkinan menjadi kemungkinan besar, dan membuat kemungkinan besar menjadi pasti. (Robert Half)

Pertama-tama tanyakan pada diri Anda, apa kemnungkinan terburuk yang dapat terajdi? Lalu persiapkan diri untuk menerimanya. Lalu teruskan untuk memperbaiki yang terburuk. (Dale Carnegie)

Semua orang bisa menyerah. Itu hal termudah yang bisa dilakukan di dunia. Tapi tetap bertahan dikala semua orang menganggap Anda akan gagal, itulah kekuatan sejati. (Anonim)

Eksekutif yang efektif tahu untuk mendapatkan kekuatan, kita harus sabar menghadapi kelemahan-kelemahan. (Peter F. Drucker)

Ide terbaik muncul sebagai gurauan. Buat pemikiran Anda selucu mungkin. (David Ogilvy)

Buat setiap keputusan seakan Anda adalah pemilik seluruh perusahaan. (Robert Townsend)

Jika akan mengajar, ajarkan pengalaman Anda. Pergi dan kerjakan, belajar dan bekerja, lalu ajarkan apa yang Anda dapatkan dari bekerja. (Peter McWilliams)

Cari peluang. Jangan tunggu peluang mengetuk pintu Anda, kemungkinan Anda tidak di rumah. (Jinger Health)

Kita perlu belajar dari kesalahan-kesalahan orang lain. Anda harus hidup cukup lama untuk membuat semuanya sendiri. (Hyman G Rickover)

Penilaian yang baik berasal dari pengalaman dan pengalaman berasal dari penilaian yang buruk. (Sign in a Lumbre Yard)

Rencana-rencana kita adalah permata yang harus dipoles dengan kerja keras. (Bern Williams)

Kakek saya memberitahu saya, ada dua jenis manusia: mereka yang bekerja dan mereka yang menerima pujian. Ia menyuruh saya menjadi yang pertama karena saingannya jauh lebih kecil. (Indira Gandhi)

Rahasia dari disiplin adalah motivasi. Jika seseorang termotivasi secara cukup, disiplin akan berjalan sendirinya. (Sir Alexander Paterson)

Saya tidak pernah mengerjakan sesuatu kebetulan. Tak ada temuan saya yang terjadi secara kebetulan. Semua itu adalah hasil usaha. (Thomas Alfa Edison).

Kadang, jauh lebih penting menemukan apa yang tidak bisa lakukan ketimbang apa yang bisa kita lakukan. (Lin Yutang)

Rasa aman hanya bisa diraih lewat perubahan yang terus-menerus, dengan membuang ide-ide lama yang sudah tak terpakai lagi dan menyesuaikan diri dengan fakta terkini. (William O. Douglas)

Jika Anda ditanya, apakah bisa mengerjakan sebuah tugas, katakana kepada mereka, ‘tentu saya bisa! Lalu sibukkan diri untuk menemukan bagaimana cara mengerjakannya. (Theodore Rooselvelt)

Untuk menjadi penemu, Anda perlu imajinasi yang baik dan setumpuk sampah. (Thomas A. Edison)

Jika Anda mengerjakan sesuatu yang baik, kerjakan secara lebih baik. Hadapi dengan berani, jadilah orang yang beda, jadilah orang yang satu-satunya. (Anita Roddick, pendiri The Body Shop)

Orang kreatif ingin tahu segala sesuatu: sejarah kuno, matematika abad ke-19, teknik produksi terkini, cara merangkai bunga, dan pasar masa depan. Karena dia tak pernah tahu, kapan ide-ide ini bergabung membentuk sebuah ide baru. (Carl Ally)

Gigit lebih besar dari yang bisa Anda kunyah. Lalu kunyah. (Anonim)

Pengalaman membuat Anda bisa mengenali sebuah kesalahan jika Anda melakukannya lagi. (Franklin P. Jones)

Ingin benar setiap saat adalah penghalang terbesar untuk ide-ide baru. Jauh lebih baik punya cukup banyak ide, dengan beberapa di antaranya salah, dibandingkan selalu benar karena sama sekali tak puny aide. (Edward De Bono)

Orang besar adalah mereka yang memandang spiritual lebih kuat dari kekuatan materi apapun, dan pemikiran seperti ini menguasai dunia. (Ralph Waldo Emerson)

Sesudah mengetahui segala sesuatu tentang bisnis Anda sendiri, hal kedua terbaik adalah tahu segala sesuatu tentang bisnis orang lain. (John D. Rockefeller, pendiri Standard Oil)

Dunia ini adalah cermin raksasa. Mencerminkan kembali siapa diri Anda. Jika Anda penuh kasih sayang, jika Anda ramah, jika Anda suka menolong, dunia akan penuh kasih sayang, ramah, dan suka menolong Anda. Dunia adalah siapa diri Anda. (Thomas Dreier).

Orang berwatak menemukan daya tarik dalam kesulitan karena hanya dengan menguasai kesulitan, dia bisa menyadari petonsinya-potensinya. (Charles De Gaulle)

Watak tak bisa dibentuk dengan cara mudah dan diam. Hanya dengan mengalami ujian dan penderitaan, jiwa akan dikuatkan, visi akan dijernihkan … dan sukses akan diraih. (Hellen Kelller)

Jika Anda punya rasa percaya pada diri sendiri, Anda akan merasakan banyak kesenangan. Jika Anda merasakan banyak kesenangan, Anda akan melakukan hal-hal istimewa. (Joe Namath)

Perubahan yang paling bermakna dalam hidup adalah perubahan sikap. Sikap yang benar akan menghasilkan tindakan yang benar. (William J. Johnston)

Keberanian tidak selalu bersuara lantang. Kadang, keberanian adalah bisikan pelan di penghujung hari yang berkata, ‘besok saya akan mencoba lagi’. (Mary Anne Radmacher)

Jika seseorang membatasi apa yang akan dilakukannya, ia membatasi apa yang dapat dilakukannya. (Charles M. Schwab)

Mustahil akan ada kemajuan tanpa perubahan. Orang yang tak dapat mengubah pikirannya tak akan bisa mengubah apa-apa. (George Bernard Shaw)

Kepemimpinan adalah gabungan antara strategi dan watak. Jika Anda harus memilih salah satu, lebih baik pilih watak. (H. Norman Schwarzkope)

Jika Anda bertekad menciptakan nilai, dan jika Anda tidak takut dengan masa-masa susah, hambatan-hambatan akan menjadi sama sekali tidak penting. (Candice Carpenter)

Orang pertama akan mendapat kerang, orang kedua mendapat cangkang. (Andrew Carnegie)

Sistem Gerak


Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Secara umum gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup. Makhluk hidup akan bergerak bila aka impuls atau rangsangan yang mengenai sebagian atau  seluruh bagian tubuhnya.  Pada hewan dan manusia dapat mewakili pengertian gerak secara umum dan dapat dilihat dengan kasat mata ( secara nyata ). Gerak pada manusia dan hewan menggunakan alat gerak yang tersusun dalam sistem gerak.

Sistem gerak yang menyebabkan tubuh memiliki bentuk. Sistem gerak dibagi menjadi 3, yaitu:

  1. Tulang

Tulang disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat melakukan pergerakkannya sendiri. Tanpa adanya alat gerak aktif yang menempel pada tulang, maka tulang-tulang pada manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat membentuk alat pergerakan yang sesungguhnya. Walaupun merupakan alat gerak pasif tetapi tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan. Tulang disebut juga dengan Rangka ( Skeleton )

Fungsi Rangka

  • Memberikan bentuk tubuh makhluk hidup.
  • Melindungi organ-organ tubuh yang vital.
  • Menahan dan menegakkan tubuh.
  • Tempat pembentukan sel darah ( Tulang Keras )
  • Tempat perlekatan otot.
  • Tempat penimbunan/penyimpanan zat kapur.
  • Sebagai alat gerak pasif.

Jenis-jenis Tulang

1)    Tulang rawan ( Kartilago )

Berfungsi untuk melindungi bagian ujung epifise tulang. Kartilago banyak banyak dijumpai pada masa bayi terutama pada saat proses perkembangan embrio menjadi fetus. Pembentukan rangka fetus di dominasi oleh cartilago. Tidak semua tulang rawan dalam tubuh yg tetap menjadi cartilago. Ada tulang-tulang tertentu yg semakin lama akan mengeras menjadi Tulang Keras. Seperti dijumpai pada trachea/tenggorokan, daun telinga, hidung bagian ujung, ruas-ruas persendian tulang merupakan tulang rawan. Cartilago dibentuk oleh zat pembentuk tulang rawan yang disebut dengan Condrosit. Tulang rawan berawal dari selaput tulang rawan yang disebut pericondrium.

Fungsi Tulang Rawan : 1. Sebagai bantalan tulang agar antar tulang tak bertemu.

2. Sebagai jaringan ikat yang fleksibel

2.) Tulang Keras ( Osteon )

Osteon berfungsi :

  1. Sebagai penyusun sistem rangka tubuh.
  2. Sebagai pelindung organ-organ yang vital.
  3. Untuk melindungi sum-sum tulang.
  4. Membentuk lingkaran sel tulang bersama pembuluh darah dan membentuk saluran Havers

Tulang Keras merupkan tulang yang terdiri dari sel-sel tulang yang disebut dengan ‘kondosit’. Awalnya, tulang keras juga merupakan tulang rawan namun mengeras karena osteoblas.

Macam-macam Tulang

1.)     Tulang pipa/panjang

Tulang ini pada umumnya berbentuk tabung, berongga dan memanjang. Pada kedua bagian ujungnya terjadi perluasan tulang. Fungsi dari perluasan ini untuk berhubungan dengan tulang yang lain. Pada rongga tulang ini berisi sumsum kuning dan lemak. Tulang pipa dapat dijumpai Tulang Betis, atau Tulang Pengumpil.

2.)     Tulang pipih

Tulang pipih berbentuk gepeng memipih, tipis. Tulang ini tersusun dari 2 buah lempengan tulang kompak dan tulang spons. Rongga diantara kedua lempengan tulang tersebut terisi sumsum merah. Tulang pipih dapat dijumpai pada Tulang Tengkorak atau Tulang belikat.

3.)     Tulang pendek ( Tulang tak beraturan )

   Tulang pendek berbentuk bulat dan pendek tidak beraturan atau silinder kecil. Rongga tulang pendek berisi sumsum merah. Tulang pendek dapat dijumpai pada ruas-ruas Tulang Belakang, Tulang Pergelangan Tangan, danTulang telapak Tangan dan jari.



Susunan Rangka Tubuh Manusia

1.) Tulang Tengkorak

1)      Tulang dahi = 1 buah

2)      Tulang ubun-ubun = 2 buah

3)      Tulang kepala bagian belakang = 1 buah

4)      Tulang pelipis = 2 buah

5)      Tulang baji = 2 buah

6)      Tulang tapis = 2 buah

7)      Tulang mata = 2 buah

8)      Tulang air mata = 2 buah

9)      Tulang rongga mata = 2 buah

10)   Tulang pipi = 2 buah

11)   Tulang hidung = 2 buah

12)   Tulang rahang atas = 2 buah

13)   Tulang rahang bawah = 2 buah

14)   Tulang langit-langit = 2 buah

15)   Tulang pangkal lidah = 1 buah

2.) Tulang Badan

1)      Tulang leher = 7 ruas

2)      Tulang punggung = 12 ruas

3)      Tulang pinggang = 5 ruas

4)      Tulang kelangkang = 5 buah

5)      Tulang ekor =4 ruas (menyatu)

 Tulang dada :

1)      Tulang dada bagian hulu = 1 buah

2)      Tulang dada bagian badan = 1 buah

3)      Tulang dada bagian taju pedang = 1buah

 Tulang rusuk :

1)      Tulang rusuk sejati = 7 pasang

2)      Tulang rusuk palsu = 3 pasang

3)      Tulang rusuk melayang = 2 pasang

 

Tulang gelang bahu :

1)      Tulang selangka = 2 buah

2)      Tulang belikat = 2 buah

Tulang gelang panggul :

1)      Tulang usus = 2 buah

2)      Tulang duduk = 2 buah

3)      Tulang kemaluan = 2 buah

3.) Tulang Anggota Gerak

 Tulang pergerakan atas :

1)         Tulang lengan atas  = 2 buah

2)         Tulang pengumpil = 2 buah

3)         Tulang hasta = 2 buah

4)         Tulang pergelangan tangan = 2 x 8 buah

5)         Tulang telapak tangan = 2 x 5 buah

6)         Tulang ruas jari tangan = 2 x 14 ruas

Tulang pergerakan bawah :

1)         Tulang paha = 2 buah

2)         Tulang tempurung lutut = 2 buah

3)         Tulang betis = 2 buah

4)         Tulang kering = 2 buah

5)         Tulang pergelangan kaki = 2 x 7 ruas

6)         Tulang telapak kaki = 2 x 5 buah

7)         Tulang ruas jari kaki = 2 x 14 ruas

Sendi

Merupakan hubungan antara 2 buah tulang. Struktur khusus yang terdapat pada artikulasi yang dapat memungkinkanuntuk pergerakan disebut  dengan sendi.

1)    SINARTHROSIS atau sendi mati.

Yaitu hubungan antara 2 tulang yang tidak dapat digerakkan sama sekali. Dijumpai pada hubungan tulang pada tulang-tulang tengkorak yang disebut sutura.

2)    AMFIARTHROSIS atau sendi kaku.

Yaitu hubungan antara 2 tulang  yang dapat digerakkan secara terbatas. Dihubungkan dengan cartilago atau tulang rawan.  Terdapat di ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk dengan tulang belakang.

3) DIARTHROSIS atau sendi hidup.

Yaitu hubungan antara 2 tulang  yang  dapat digerakkan secara leluasa atau tidak terbatas.

Dapat dibedakan menjadi :                                                                                                               

a) Sendi engsel : Yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan gerakan hanya satu arah saja. Dijumpai pada hubungan tulang siku, dan tulang lutut


b) Sendi pelana/sendi sellaris : Yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan  gerakan kedua arah. Dijumpai pada hubungan sendi pada tulang ibu jari.

c) Sendi putar : Yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan salah satu tulang berputar terhadap tulang yang lain sebagai porosnya.

d) Sendi peluru/endartrosis : Yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan gerakan ke segala arah/gerakan bebas







e) Sendi geser : Yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan gerakan pada satu bidang  saja atau gerakan bergeser.

 

2.    Otot

 Berdasarkan struktur selnya dibedakan menjadi  :

Otot Polos/Licin

  • Memiliki bentuk sel otot seperti silibdris/gelendong dengan kedua ujung meruncing.
  • Memiliki satu buah inti sel yang terletak di tengah sel otot.
  • Mempunyai permukaan sel otot yang polos dan halus/licin.
  • Pergerakan sel otot ini diluar kehendak/tanpa disadari dengan sifat pergerakan lambat dan teratur. Sehingga dengan demikian tidak memungkinkan cepat lelah pada sel otot.
  • Sel otot ini banyak dijumpai di seluruh organ dalam tubuh keculai jantung dan rangka.

Otot Lurik / Rangka                                                                                                                        1)      Memiliki bentuk sel yang panjang seperti serabut/benang/filament.

2)      Memiliki banyak inti sel yang terletak di tepi.

3)      Memiliki permukaan yang tampak bergaris-garis gelap dan terang yanag melintang pada struktur selnya. Hal ini dikarenakan adanya myofibril yang tidak seragam/tidak sama tebalnya pad permukaan sel otot.

4)      Pergerakan sel otot ini sesuai dengan kehendak/diperintah oleh otak. Sehingga sifat pergerakannya cepat dan tidak teratur serta mudah lelah.

5)      Sel otot ini hanya dijumpai di rangka, karena melekat di tulang untuk pergerakan.

Otot Jantung

  • Memiliki bentuksel yang memanjang seperti serabut/filament yang bercabang. Percabangan sel otot jantung disebut dengan Sinsitium.
  • Memilki banyak inti sel yang terletak di tepi agak ke tengah.
  • Pergerakan sel otot ini tanpa disadari/diluar kehendak.s ehingga sifat pergerakannya adalah lamat, teratur dan tidak mudah lelah.
  • Sel otot ini hanya dijumpai pada organ jantung.

Bagan/skema mekanisme cara kerja otot.

1 Kontraksi

Impuls                  sel otot                 ujung saraf                         asetilkolin                            sel otot                 membebaskan ion Ca 2+ protein aktin + myosin                   aktomiosin                          serabut otot memendek                              kontraksi.

2 Relaksasi

Impuls                  plasma sel otot                                  menyerap Ca 2+ aktomiosin                          aktin + myosin                   serabut otot memanjang                             relaksasi.

Kelainan pada tulang dan otot

Penyebab kelainan oleh :

  • Genetis
  • Kuman penyakit.
  • Kelainan susunan tulang dan sendi.
  • Kebiasaan sikap duduk yang salah.
  • Kebiasaan aktivitas kerja yang berlebihan.
  • Kurang gizi.
  • Kecelakaan.

Macam kelainan pada sistem gerak

Fraktura /patah tulang

Yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek  kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot).

Fisura/retak tulang

Yaitu kelainan tulang yang  menimbulkan keretakan pada tulang, akibat kecelakaaan.

Osteoporosis

Yaitu kelainan pada tulang  yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium  secara normal.


Kelainan Karena Kebiasaan Duduk yang Salah

Lordosis

Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang  melekung pada daerah lumbalis. Ha ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.

Skolisosis

Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. Hal ini akan  menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S.

Kifosis

Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok ke  belakang.

Hipertrofi

Yaitu kelainan otot yang membesar dan menjadi lebih kuat karena sel otot diberikan kegiatan/aktivitas yang terus menerus secara berlebihan.

Atrofi

Yaitu kelainan otot yang mengecil, lemah, fungsi otot yang menurun. Hal ini disebabkan adanya penyakit polimielitis yang dapat merusakkan sel saraf pada otot.

Stiff/kaku leher

Yaitu kelainan otot karena adanya peradangan otot trapesius leher akibat gerakan yang menghentak secara tiba-tiba/salah gerak.

Tetanus

Yaitu kelainan otot yang disebabkan adanya infeksi bakteri Clostridium tetani. Sehingga menyebabkan otot menjadi kejang-kejang.